
Ku fikir buka puasa kali ini akan terasa begitu nikmat seperti biasa, namun malangnya aku yang mempunyai penyakit menjijikkan ini harus merasakan berbuka puasa yang sangat-sangat-sangat tidak menyenangkan, "I hate my food" itulah kalimat yang terlintas di otakku setelah aku memakan makanan yang seharusnya ku syukuri itu. "My enemy is my food" sepertinya itulah kata yang pantas aku ucapkan karena aku harus menelan hewan yang menjijikkan yang paling aku takutkan di alam nyata ini, walaupun konteks nya benda itu sudah dalam keadaan digoreng, di beri penyedap dan sudah tidak berbentuk hewan itu lagi tapi tetap saja rasa benci, takut dan jijik itu menghantui otak ku. Namun demi penyakit yang telah lama menaungi tubuhku ini aku harus, musti, kudu memakannya walau dengan mata terpejam. ku keluarkan segala keberanian ku, ku bayangkan yang ku makan adalah unggas lainnya, dan ku ingat bagaimana perjuangan kedua orang tuaku yang telah bersusah payah mencarikan "obat" yang seperti mereka bilang itu, demi aku, agar penyakitku dapat segera sembuh dan rasa minder itu menjauh dari hidupku.
GOD, please!!!! give me more spirit to face it. . . . aku tidak mau mengecewakan kedua orang tua ku.
Selasa, 1 september 2009


0 komentar:
Posting Komentar